Rabu, 06 Mei 2026

PRAKTIKUM MIKROTIK INDIVIDU

 PRAKTIKUM MIKROTIK (INDIVIDU)

TUJUAN PRAKTIKUM
  1. Memahami proses instalasi dan penggunaan aplikasi Winbox sebagai alat konfigurasi router MikroTik.
  2. Mengetahui fungsi interface serta cara pengelolaannya pada router MikroTik.
  3. Mampu melakukan konfigurasi IP Address pada jaringan lokal.
  4. Memahami fungsi DHCP Client dalam memperoleh IP Address secara otomatis dari ISP.
  5. Mampu membuat dan mengatur DHCP Server untuk membagikan IP Address otomatis kepada client.
  6. Mengetahui indikator keberhasilan konfigurasi melalui terbentuknya IP Pool.
ALAT DAN BAHAN
  1. Laptop / PC sebagai perangkat konfigurasi
  2. Router MikroTik
  3. Kabel LAN (UTP)
  4. Koneksi ISP (Internet Service Provider)
  5. Aplikasi Winbox
LANGKAH KERJA PRAKTIKUM

1. Mengunduh Aplikasi Winbox

Tahap pertama yaitu mengunduh aplikasi Winbox versi Windows melalui situs resmi MikroTik. File Winbox umumnya berbentuk winbox.exe dan dapat langsung digunakan tanpa proses instalasi.

2. Mengekstrak File Winbox

Setelah proses download selesai, lakukan ekstraksi apabila file masih berada dalam format ZIP atau RAR.

3. Menjalankan Aplikasi Winbox

Buka file winbox.exe dengan klik dua kali hingga tampilan utama Winbox muncul di layar.

4. Menghubungkan Perangkat

Port Ether1 → Dihubungkan ke ISP / Modem
Port Ether3 → Dihubungkan ke Laptop / PC

Setelah perangkat terhubung, daftar router MikroTik akan tampil pada menu Neighbors di Winbox. Pilih perangkat yang terdeteksi dengan cara klik dua kali.

Tujuan: Agar aplikasi Winbox dapat terkoneksi dengan router MikroTik dan siap untuk dikonfigurasi.

5. Login ke Router MikroTik

Masukkan data login bawaan berikut:

Username: admin
Password: dikosongkan

Kemudian klik Connect.

Tujuan: Masuk ke sistem operasi RouterOS pada MikroTik.

6. Mengganti Nama Interface Ether1

Masuk ke menu Interfaces, pilih ether1, kemudian ubah nama interface menjadi:

ISP TJKT

Lalu klik Apply dan OK.

Tujuan: Memudahkan identifikasi bahwa interface tersebut digunakan sebagai jalur koneksi internet dari ISP.

7. Mengganti Nama Interface Ether3

Pilih ether3, kemudian ubah nama interface menjadi:

SERVER

Klik Apply dan OK.

Tujuan: Memberikan penanda bahwa interface digunakan untuk jaringan lokal atau server.

8. Masuk ke DHCP Client

Masuk ke menu:

IP → DHCP Client

Tujuan: Mengatur router agar memperoleh IP Address secara otomatis dari ISP.

9. Menambahkan DHCP Client

Klik tombol New (+), kemudian pilih interface:

ISP TJKT

Klik Apply lalu OK.

Tujuan: Agar router dapat menerima IP Address otomatis dari jaringan ISP.

10. Memastikan IP dari ISP Masuk

Masuk ke menu:

IP → Addresses

Apabila konfigurasi berhasil, maka IP Address dari ISP akan tampil pada interface ISP TJKT.

Tujuan: Menunjukkan bahwa router sudah terhubung dengan jaringan internet.

11. Menambahkan IP Address Jaringan Lokal

Masuk ke menu:

IP → Addresses → New (+)

Masukkan IP berikut:

192.168.(absen).1/24

Contoh apabila nomor absen 40:

192.168.40.1/24

Kolom network akan terisi otomatis. Ubah bagian akhirnya menjadi:

192.168.(absen).0

Contoh:

192.168.40.0

Klik Apply dan OK.

  • IP .1 digunakan sebagai gateway jaringan lokal
  • IP .0 digunakan sebagai network address
  • /24 menunjukkan subnet mask 255.255.255.0

12. Memastikan IP Lokal Berhasil

Setelah konfigurasi disimpan, interface Server akan muncul pada Address List dengan IP yang sudah dibuat sebelumnya.

Tujuan: Menandakan konfigurasi jaringan lokal telah berhasil dilakukan.

13. Masuk ke DHCP Server

Masuk ke menu:

IP → DHCP Server

Tujuan: Membuat layanan pembagian IP otomatis kepada client.

14. Menambahkan DHCP Server Baru

Klik tombol New (+) kemudian klik Apply dan OK.

Tujuan: Membuat layanan DHCP dasar pada router.

15. Menjalankan DHCP Setup

Klik tombol DHCP Setup, kemudian pilih interface:

Server

Klik Next.

Tujuan: Agar layanan DHCP hanya berjalan pada jaringan lokal.

16. Menyelesaikan DHCP Setup

Klik Next terus hingga proses selesai. Sistem akan otomatis mengatur beberapa konfigurasi seperti:

  • Range IP Address
  • Gateway
  • DNS Server
  • Lease Time

Tujuan: Mempermudah proses konfigurasi DHCP Server secara otomatis.

17. Mengecek DHCP Server

Apabila konfigurasi berhasil, maka akan muncul:

dhcp1 dengan interface Server

Tujuan: Menunjukkan bahwa DHCP Server telah aktif dan berjalan dengan baik.

18. Melihat IP Pool

Masuk ke menu:

IP → Pool

Pada menu tersebut akan terlihat rentang IP yang akan dibagikan kepada client.

Contoh:

192.168.38.2 - 192.168.38.254

Tujuan: Mengetahui daftar IP Address yang siap diberikan kepada perangkat client.

KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox seperti pengaturan interface, DHCP Client, IP Address, dan DHCP Server dapat diterapkan dengan baik.

Router berhasil menerima koneksi internet dari ISP dan mendistribusikannya ke jaringan lokal secara otomatis. Praktikum ini memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan jaringan menggunakan router MikroTik.

PRAKTIKUM MIKROTIK 2 KELOMPOK 2

```html

💻 Praktikum MikroTik 2 💖

👥 Anggota Kelompok

  • 🌸 Shaza Nurmalak
  • 🎀 Vitaningsih Rahmawati

📦 Persiapan Perangkat

  • Pasang adaptor power ke perangkat MikroTik hingga router menyala normal.
  • Hubungkan kabel LAN dari ISP ke port Ether1 pada MikroTik.
  • Hubungkan kabel LAN dari laptop atau server ke port Ether2 pada MikroTik.

💻 Login ke MikroTik

  • Download aplikasi Winbox dari website resmi MikroTik.
  • Jalankan file winbox.exe.
  • Pada menu Neighbors, pilih MAC Address router MikroTik lalu klik Connect.
Username : admin
Password : (kosong)

⚙️ Konfigurasi Interface

Ether1 → ISP SHAZA Ether2 → SERVER VITA

🌐 Konfigurasi Internet

IP → DHCP Client

🏠 Konfigurasi Jaringan Lokal

Address : 192.168.36.1/24
Interface : SERVER VITA
Network : 192.168.36.0

📡 Konfigurasi DHCP Server

192.168.36.2 - 192.168.36.45

🌍 Konfigurasi NAT

Chain : srcnat
Out Interface : ISP SHAZA
Action : masquerade

✅ Hasil Praktikum

MikroTik berhasil menerima koneksi internet dari ISP melalui interface ISP SHAZA. DHCP Server berhasil membagikan IP Address secara otomatis kepada client dan internet berjalan dengan baik 🎉
```

PRAKTIKUM MIKROTIK INDIVIDU

 PRAKTIKUM MIKROTIK (INDIVIDU) TUJUAN PRAKTIKUM Memahami proses instalasi dan penggunaan aplikasi Winbox sebagai alat konfiguras...