Senin, 13 Juli 2026

Virtualisasi Sistem Operasi

💻 Virtualisasi Sistem Operasi

Virtualisasi Sistem Operasi

Gambar 380. Virtualisasi Sistem Operasi

Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses beberapa sistem operasi pada satu mesin. Sebuah mesin virtual dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi tertentu atau sebagai lingkungan pengembangan perangkat lunak yang terisolasi.

Ada beberapa jenis mesin virtual, termasuk VDI, VHD, dan VMDK.

📌 Perbedaan antara VDI, VHD, dan VMDK

💙 VDI (Virtual Desktop Infrastructure)

adalah teknologi virtualisasi desktop yang memungkinkan pengguna untuk mengakses desktop virtual dari mana saja dan kapan saja.

💜 VHD (Virtual Hard Disk)

adalah file disk virtual yang digunakan oleh mesin virtual untuk menyimpan data dan sistem operasi.

💚 VMDK (Virtual Machine Disk)

adalah format file disk virtual yang digunakan oleh VMware. Ini digunakan untuk menyimpan data dan sistem operasi mesin virtual.

✨ Keuntungan Virtualisasi

Virtualisasi memiliki beberapa keuntungan, termasuk:

1️⃣ Lebih sedikit hardware yang dibutuhkan

Dengan menggunakan mesin virtual, perusahaan tidak perlu membeli hardware baru untuk setiap aplikasi atau sistem operasi. Hal ini dapat menghemat biaya pengeluaran dan pemeliharaan.

2️⃣ Scalability yang mudah

Mesin virtual dapat dengan mudah dikloning dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang berkembang.

3️⃣ Keamanan dan isolasi

Mesin virtual dapat memastikan bahwa jika server terinfeksi dengan malware, mesin virtual yang terisolasi tetap aman.

🏢 Contoh Virtualisasi

Banyak bisnis menggunakan virtualisasi untuk menjalankan aplikasi atau sistem operasi tertentu.

Contoh dari penggunaan virtualisasi termasuk:

Industri Penggunaan Virtualisasi

Industri Penggunaan Virtualisasi
💰 Keuangan Penjagaan keamanan transaksi keuangan dengan memisahkan aplikasi dan data.
🎓 Pendidikan Memungkinkan mahasiswa mengakses aplikasi yang diperlukan tanpa memerlukan perangkat lunak khusus atau perangkat keras tambahan.
📡 Telekomunikasi Memfasilitasi migrasi sistem ke mesin virtual untuk meningkatkan skalabilitas.

🖥 Hypervisor

Hypervisor merupakan salah satu elemen penting dalam teknologi virtualisasi. Hypervisor adalah sebuah perangkat lunak yang memungkinkan sebuah mesin fisik dapat menjalankan beberapa sistem operasi secara virtual.

Hypervisor memiliki dua tipe utama, yaitu Hypervisor Tipe 1 dan Hypervisor Tipe 2.

🔵 Hypervisor Tipe 1

Hypervisor Tipe 1, atau disebut juga native atau bare metal, merupakan hypervisor yang langsung diinstal pada hardware. Hypervisor tipe ini biasanya digunakan pada lingkungan server yang membutuhkan kinerja dan keamanan tinggi karena dapat bekerja langsung di atas perangkat keras.

🟣 Hypervisor Tipe 2

Hypervisor Tipe 2, atau disebut juga hosted, diinstal pada sistem operasi yang sudah ada. Hypervisor ini dapat digunakan pada Windows, Linux, maupun macOS sehingga lebih mudah dipasang dan digunakan.
Hypervisor Tipe 2 biasanya digunakan pada lingkungan desktop virtualisasi, misalnya untuk uji coba aplikasi sebelum diterapkan pada lingkungan produksi.

Pemilihan tipe hypervisor tergantung pada kebutuhan dan tujuan implementasi virtualisasi. Selain itu, hypervisor juga harus mendukung format file virtual disk yang digunakan, seperti VDI, VHD, dan VMDK.

Perlu diketahui bahwa hypervisor juga memuat Virtual Machine Monitor (VMM) yang bertugas mengatur sumber daya fisik yang dialokasikan ke setiap virtual machine serta menjaga isolasi antar VM sehingga gangguan pada satu VM tidak memengaruhi VM lainnya.

📁 Format Berkas

Dalam dunia teknologi virtualisasi, terdapat beberapa format berkas untuk menyimpan mesin virtual. Tiga format yang paling umum adalah VMDK, VDI, dan VHD.

💚 VMDK

  1. Digunakan oleh aplikasi virtualisasi VMware.
  2. Dapat digunakan pada Windows, macOS, dan Linux.
  3. Mendukung deduplikasi dan Thin Provisioning sehingga penggunaan ruang penyimpanan lebih efisien.

💙 VDI

  1. VDI adalah format berkas virtual yang digunakan oleh Oracle VirtualBox.
  2. Format ini hanya digunakan pada platform yang didukung oleh VirtualBox.
  3. VirtualBox menyediakan alat untuk mengonversi VDI ke format virtual disk lainnya.
  4. VDI mendukung ukuran disk yang fleksibel sesuai kebutuhan pengguna.

💜 VHD

  1. VHD adalah format virtual hard disk yang digunakan oleh Microsoft Hyper-V.
  2. Mendukung fitur enkripsi dan kompresi.
  3. Dapat digunakan pada Windows, FreeBSD, dan Linux.
  4. Menjadi format standar virtual machine pada Microsoft Azure.

📊 Perbandingan Format Berkas

Berikut adalah perbandingan ketiga format virtual disk yang paling umum digunakan.

Format Digunakan Oleh Platform Fitur
VMDK VMware Windows, macOS, Linux Deduplikasi, Thin Provisioning
VDI Oracle VirtualBox VirtualBox Ukuran Disk Fleksibel
VHD Microsoft Hyper-V Windows, FreeBSD, Linux Enkripsi, Kompresi

📚 Referensi

Versi HTML

Sumber:

https://www.localstartupfest.id/faq/perbedaan-vdi-vhd-dan-vmdk/

Perkembangan Sistem Operasi Open Source

Open source adalah istilah untuk software yang kode programnya disediakan oleh pengembangnya untuk umum agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah atau dikembangkan lebih lanjut serta untuk disebarluaskan. Apabila pembuat program melarang orang lain untuk mengubah dan atau menyebarluaskan program buatannya, maka program itu bukan open source, meskipun tersedia kode programnya.
Open source merupakan salah satu syarat bahwa suatu software dikatakan Free Software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Salah satu contoh free software adalah Linux. 
Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. 
FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source). http://www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi open source. Mulai tahun 1994-1995, server-server di Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai menggunakan FreeBSD sebagai sistem operasinya. FreeBSD merupakan sistem operasi open source dan tangguh untuk keamanan jaringan maupun server.
Tetapi kemudian para administrator jaringan di Computer Network Research Group (CNRG) ITB lebih menyukai laptop Mac dengan sistem operasi Mac OS X yang berbasis BSD daripada sistem operasi lain. Istilah open source (kode program terbuka) sendiri baru dipopulerkan tahun 1998. 
Namun, sejarah piranti lunak open source sendiri bisa ditarik jauh ke belakang semenjak kultur hacker berkembang di laboratorium-laboratorium komputer di universitas-universitas Amerika seperti Stanford University, University of California Berkeley dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1960 - 1970-an.
Awalnya tumbuh dari suatu komunitas pemrogram yang berjumlah kecil namun sangat erat dimana mereka biasa bertukar kode program, dan setiap orang dapat memodifikasi program yang dibuat orang lain sesuai dengan kepentingannya. Hasil modifikasinya juga mereka sebarkan ke komunitas tersebut.
Perkembangan di atas antara lain dipelopori oleh Richard Stallman dan kawan-kawannya yang mengembangkan banyak aplikasi di komputer DEC PDP-10.
Awal tahun 1980-an komunitas hacker di MIT dan universitas-universitas lain tersebut bubar karena DEC menghentikan PDP-10. Akibatnya banyak aplikasi yang dikembangkan di PDP-10 menjadi banyak yang kadaluarsa. Pengganti PDP-10, seperti VAX dan 68020, memiliki sistem operasi sendiri, dan tidak ada satupun piranti lunak bebas. Pengguna harus menanda-tangani nondisclosure agreement untuk bisa mendapatkan aplikasi yang bisa dijalankan di sistem-sistem operasi ini.
Karena itulah pada Januari 1984 Richard Stallman keluar dari MIT, agar MIT tidak dapat mengklaim piranti-piranti lunak yang dikembangkannya. Tahun 1985 beliau mendirikan organisasi nirlaba Free Software Foundation. Tujuan utama organisasi ini adalah untuk mengembangkan sistem operasi. 
Dengan FSF, Stallman telah mengembangkan berbagai piranti lunak : gcc (pengompilasi C), gdb (debugger, Emacs (editor teks) dan perkakas-perkakas lainnya, yang dikenal dengan peranti lunak GNU. Akan tetapi Stallman dan FSFnya hingga sekarang belum berhasil mengembangkan suatu kernel sistem operasi yang menjadi target utamanya. 
Ada beberapa penyebab kegagalannya, salah satunya yang mendasar adalah sistem operasi tersebut dikembangkan oleh sekelompok kecil pengembang, dan tidak melibatkan komunitas yang lebih luas dalam pengembangannya.
Pada tahun 1991, seorang mahasiswa S2 Universitas Helsinki, Finlandia mulai mengembangkan suatu sistem operasi yang disebutnya Linux. Dalam pengembangannya Linus Torvalds melempar kode program dari Linux ke komunitas terbuka untuk dikembangkan bersama. 
Komunitas Linux terus berkembang dimana kemudian akhirnya melahirkan distribusi-distribusi Linux yang berbeda tetapi mempunyai pondasi yang sama yaitu kernel Linux dan librari GNU glibc seperti RedHat, SuSE, Mandrake, Slackware, Debian dan lainnya.
Beberapa dari distribusi di atas ada yang bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya adalah Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, dan lainnya.
Free Software Foundation (FSF) selain perangkat lunak adalah lisensi GPL (GNU public License), dimana lisensi ini memberi kebebasan bagi penggunanya untuk menggunakan dan melihat kode program, memodifikasi dan mendistribusi ulang peranti lunak tersebut dan juga jaminan kebebasan untuk menjadikan hasil modifikasi tersebut tetap bebas didistribusikan. 
Linus Torvalds juga menggunakan lisensi ini dalam pengembangan dasar Linux.


Gambar 1 Linus Torvalds 

Seiring dengan semakin stabilnya rilis dari distribusi Linux, semakin meningkat juga minat terhadap peranti lunak yang bebas untuk di sharing seperti Linux dan GNU tersebut, juga meningkatkan kebutuhan untuk mendefinisikan jenis peranti lunak tersebut.
Akan tetapi teminologi free yang dimaksud oleh FSF menimbulkan banyak persepsi dari tiap orang. Sebagian mengartikan kebebasan sebagaimana yang dimaksud dalam GPL, dan sebagian lagi mengartikan untuk arti gratis dalam ekonomi. 
Para eksekutif di dunia bisnis juga merasa khawatir karena keberadaan perangkat lunak gratis dianggap aneh. Kondisi ini mendorong munculnya terminologi open source dalam tahun 1998, yang juga mendorong terbentuknya OSI (Open Source Initiative) suatu organisasi nirlaba yang mendorong pemasyarakatan dan penyatuan Open Source, yang diinisiasi oleh Eric Raymond dan timnya. 
Beberapa contoh daftar distribusi Linux distributions yang didukung oleh Free Software Foundation ditunjukkan seperti pada Tabel 1 berikut ini.


 

Perkembangan sistem operasi windows

Microsoft Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal dengan nama GUI (Graphical User Interface).

Microsoft Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat yang mengembangkan, membuat, memberi lisensi dan mendukung beragam produk dan jasa terkait dengan komputer.

Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April 1975.

1. MS-DOS

MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitektur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem Operasi, melainkan berjalan di atas MS-DOS sehingga membutuhkan MS-DOS untuk menjalankannya.
MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Products kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu Microsoft meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS.
Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.

Gambar 1. Logo MS DOS 6.22


2. Microsoft Windows (Windows 1.x – Windows 3.x)

Microsoft Windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi berbasis Graphical User Interface (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Versi ini diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 November 1983.
Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987. Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan aplikasi pada Windows 1.0.
Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer dapat mengembangkan aplikasi agar berjalan di Windows 3.0.
Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berkembang menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font.
Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi Networking.

3. Windows 95 – Windows ME

Windows 95 diperkenalkan pada tanggal 14 Agustus 1995. Sistem operasi ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu "Start", menu inovatif untuk mengakses grup program, mendukung penamaan berkas yang panjang.
Windows 95 juga mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi secara otomatis. Selain itu Windows 95 memiliki fitur Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah Windows.

4. Windows 98 - Windows SE

Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Juni 1998. Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, media penyimpanan USB, NAT untuk berbagi koneksi Internet dan Windows Driver Model.
Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga memiliki kemampuan memainkan Game dan menjalankan aplikasi Multimedia.
Windows 98SE menambahkan dukungan Internet Explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi Internet, Digital Versatile Disk (DVD), Windows Driver Mode (WDM) yang menggantikan model Virtual Device Driver (VxD) serta Windows NetMeeting 3.
Windows ME diluncurkan pada tanggal 14 September 2000. Dalam sistem operasi ini terdapat transisi dukungan grafis dari 16-Bit ke 32-Bit dan banyak digunakan oleh pengguna pribadi.

5. Windows NT 3.xx – 4.xx

Windows NT sebagai pengganti Windows ME mendukung arsitektur x86, Intel IA64 dan AMD64 (x64) serta grafis 32-Bit. Windows NT dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer.
Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32. Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha dan beberapa platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing) MIPS.
Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform. Namun Microsoft hanya membuat service pack dan update untuk beberapa varian utama seperti x86 dan DEC Alpha.
Windows NT 4.0 merupakan versi rilis Windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan PowerPC.

6. Windows 2000

Windows 2000 (atau Windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang merupakan pengembangan dari Windows NT versi 4.0. Windows 2000 dikeluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat.
Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan di antaranya:

1) Active Directory yang baru.
2) Image Preview.
3) Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya.
4) Browser Explorer baru yaitu Internet Explorer 5.0.
5) Mendukung Microsoft Direct dan Open GL.
6) Windows Media Player 6.4 terintegrasi.
7) Terminal Service yang telah terintegrasi.
8) Plug And Play yang lebih canggih.
9) Menggunakan driver hardware berbasis Windows Driver Model (WDM).
10) Dukungan manajemen daya lebih baik yaitu ACPI (Advanced Configuration and Power Interface).

Gambar 4. Logo Windows 2000 Server


7. Windows XP

Windows XP menawarkan banyak perubahan, fitur dan performa. Sistem operasi ini berbasis grafis dan digunakan pada komputer pribadi, desktop bisnis, laptop, dan pusat media. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001.
Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi, antara lain:

• Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi.

• Windows XP Professional menawarkan fitur tambahan seperti dukungan domain Windows Server dan dua prosesor fisik.

• Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik.

• Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet menggunakan stylus.

• Windows XP Professional 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64.

• Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64.

• Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.

• Windows XP Embedded, versi Windows XP Professional yang dikurangi fiturnya untuk pasar tertentu.

Gambar 5. Desktop Windows XP


8. Windows Server 2003

Windows Server 2003 menawarkan banyak fitur seperti platform .NET, Domain Controller Server, PKI Server, DNS, DHCP, WINS, Microsoft IIS, Windows Terminal Service dan fitur standar sebuah server.
Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server. Windows Server 2003 terdiri atas beberapa edisi yaitu:

• Windows Server 2003 Enterprise
• Windows Server 2003 Datacenter
• Windows Server 2003 Web Edition
• Windows Small Business Server 2003
• Windows Storage Server 2003
• Windows Server 2003 Standard Edition

Gambar 6. Jendela Desktop Windows Server 2003


9. Windows Vista

Windows Vista diluncurkan untuk pengguna bisnis dan pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan performa. Fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar dan tingkat keamanan lebih baik dari Windows XP.
Windows Vista menggunakan Firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encryption, ASLR, IPv6, DirectX terbaru dan arsitektur 64-Bit. Versi Windows Vista antara lain:

• Windows Vista Starter
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Business
• Windows Vista Enterprise
• Windows Vista Ultimate

Gambar 7. Desktop Windows Vista


10. Windows 7

Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista. Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk publik pada 22 Oktober 2009.
Windows 7 lebih fokus pada pengembangan dasar Windows agar lebih kompatibel dengan aplikasi dan perangkat keras yang kompatibel dengan Windows Vista.
Windows 7 memiliki beberapa fitur seperti dukungan multi-touch, desain ulang taskbar (Superbar), HomeGroup dan peningkatan performa. Versi Windows 7 antara lain:

• Windows 7 Ultimate
• Windows 7 Professional
• Windows 7 Enterprise
• Windows 7 Home Premium
• Windows 7 Home Basic
• Windows 7 Starter

Gambar 8. Desktop Windows 7


11. Windows 8

Windows 8 adalah versi terbaru Microsoft Windows yang dirilis secara resmi pada 26 Oktober 2012. Sistem operasi ini digunakan pada komputer pribadi, laptop, netbook, tablet, server dan PC pusat media.
Antarmuka pengguna Windows 8 diubah agar mampu digunakan pada perangkat layar sentuh selain mouse dan keyboard. Windows 8 memiliki beberapa edisi yaitu:

• Windows 8
• Windows 8 Pro
• Windows 8 Enterprise
• Windows 8 RT
• Windows 8.1

Gambar 9. Desktop Windows 8

Pengantar Sistem Operasi

Perkembangan Umum Sistem Operasi per Generasi

Minggu, 14 Desember 2014
ISI ARTIKEL DI SINI

 

Kamis, 16 Oktober 2014

Pengantar Sistem Operasi


Gambar 102 Pengantar Sistem Operasi



1. Definisi Sistem Operasi
Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer. 
Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user. 
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
2. Ragam sistem operasi
Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:
2.1. Keluarga Microsoft Windows 
Sistem operasi ini meliputi :
- Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga 3.x), 
- Windows berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME). 
- Sistem operasi berbasis Windows NT seperti :
Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014. Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2.2. Keluarga Unix. 
Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.). 
MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd. 
Sistem operasi keluarga unix lainnya seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare, 

3. Keluaraga Mac OS. 
Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh. 
Sistem operasi ini antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion). 
Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard). 
Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Perkembangan Umum Sistem operasi per Generasi

Gambar 102 Pengantar Sistem Operasi

1. Definisi Sistem Operasi

Sistem operasi (operating system atau OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan komputer.
Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas penjadwalan, dan antar-muka user.
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

2. Ragam sistem operasi

Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:

2.1. Keluarga Microsoft Windows

Sistem operasi ini meliputi :
- Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga 3.x),
- Windows berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME).
- Sistem operasi berbasis Windows NT seperti :

Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis pada Oktober 2012 dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014.

Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.

2.2. Keluarga Unix.

Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat, SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.).
MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
Sistem operasi keluarga unix lainnya seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD, OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System V, Tru64 UNIX, UnixWare.

3. Keluaraga Mac OS.

Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer Apple yang disebut Mac atau Macintosh.
Sistem operasi ini antara lain ialah Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion).
Berbasis Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun 2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard).
Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7 (lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI (Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan berbasis GUI).

Pengantar bahasa pemrograman

Rabu, 20 Juli 2016




1. Klasifikasi Software
Sistem komputer memiliki 3 elemen penting, yaitu : Hardware, Software dan Brainware. Software menjadi penghubung komunikasi antara Brainware dan Hardware.Software secara umum, terbagi menjadi tiga yaitu : Bahasa Pemrograman, Sistem Operasi dan Program Aplikasi.
Bahasa Pemrograman adalah sebuah software yang digunakan untuk membuat Sistem Operasi dan Program Aplikasi. 
Sistem Operasi adalah sebuah software yang digunakan untuk mengkomunikasikan antara Brainware dan Hardware. 
Program Aplikasi adalah Software yang dibuat untuk kebutuhan tertentu, misalnya : Microsoft Excel adalah software untuk khusus menangani masalah spreadsheet.

2. Level Bahasa Pemrograman
Bahasa mesin (machine language) memiliki program yang sangat panjang karena menggunakan kode biner sehingga sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer). 
Keunggulan Bahasa mesin adalah prosesnya sangat cepat dan tidak memerlukan interpreter atau penterjemah. 
Bahasa tingkat rendah (low level language) mirip dengan bahasa mesin yang memiliki program yang panjang dan sulit dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer).
Meskipun prosesnya cepat, bahasa tingkat rendah ini memerlukan interpreter atau penterjemah. 
Bahasa tingkat tinggi (high level language) menyerupai struktur bahasa manusia sehingga mudah dipahami oleh Brainware (Pengguna Komputer).  
Kelemahan Bahasa Tingkat Tinggi ini adalah memerlukan interpreter atau penterjemah berupa compiler.

3. Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Berdasarkan fasilitas grafis yang dimilikinya, Bahasa pemrograman dapat dibagi menjadi dua, yaitu : Bahasa Pemrograman Berbasis Text dan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI.  
Pada awalnya, Bahasa Pemrograman hanya dapat digunakan dalam basis teks. Bahasa Pemrograman Berbasis teks ini hanya mengenal huruf, angka dan tanda baca dan tidak mengenal grafis. Yang termasuk Bahasa Pemrograman Berbasis Text adalah
a. Bahasa Pemrograman Basic yang dikembangkan menjadi Turbo Basic,
b. Bahasa Pemrograman Pascal yang dikembangkan menjadi  Turbo Pascal,
c. Bahasa Pemrograman C++ yang dikembangkan menjadi Turbo C++, 
Perkembangan selanjutnya, Bahasa Pemrograman Berbasis teks dikembangkan menjadi Bahasa Pemrograman Berbasis GUI.
Keunggulan Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah sudah memiliki fasilitas grafis  ( Grafik, Gambar, Audio dan Video). Yang termasuk dalam Bahasa Pemrograman Berbasis GUI adalah :
a. Bahasa Pemrograman Visual Basic pengembangan dari Turbo Basic
b. Bahasa Pemrograman Delphi pengembangan dari Turbo Pascal
c. Bahasa Pemrograman Visual C++ pengembangan dari Turbo C++
----------------------- Presentasi -------------------------------------------------------------


1. Klasifikasi Software





2. Level Bahasa Pemrograman






3. Klasifikasi Bahasa Pemrograman












Sistem Operasi : Kemampuan, Kategori dan Perkembangannya

Interaksi Hardware, Software, Brainware dan Sistem Operasi



Gambar 162 Hardware, Software, Brainware dan Sistem Operasi